I'm blogger

Pages

  • Beranda

Label

  • alkisah (4)
  • aqidah Islam (3)
  • celoteh (3)
  • curhat (4)
  • KECANTIKAN (2)
  • KESEHATAN (6)
  • MOTIVASI (3)
  • remaja (4)
  • tawa-tiwi (8)

Blog Archive

  • ►  2013 (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2012 (7)
    • ►  Desember (6)
    • ►  September (1)
  • ▼  2011 (26)
    • ►  Desember (1)
    • ▼  November (16)
      • Banyak Tertawa Perlemah Iman
      • Pinjam Korannya dong...
      • Kibas Radikal Bebas dengan Tomat
      • Tiga Orang Syuhada
      • Masuk Neraka karena Lalat
      • Sahabat Terbaik
      • Menghadapi Orang Marah
      • Takut Matematika?!
      • Saling Memberi dan Saling Menerima
      • Ini dia yang lagi turun
      • 10 Langkah Ngadepin Gosip
      • Mengusir BETE di Kelas
      • Jono dan Lono
      • Gambir ooh Gambir
      • Kisah sang Gubernur dan Keponakan
      • Medan vs Jawa Tengah
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)

About Me

Foto Saya
maria
anak perempuan terakhir di keluarganya, tenang, pendiam, suka mengalah, jaga pergaulan, memegang teguh iman dan takwa, akibatnya sedikit temannya
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

kotak kontak


ShoutMix chat widget

Arsip Blog

  • ►  2013 (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2012 (7)
    • ►  Desember (6)
    • ►  September (1)
  • ▼  2011 (26)
    • ►  Desember (1)
    • ▼  November (16)
      • Banyak Tertawa Perlemah Iman
      • Pinjam Korannya dong...
      • Kibas Radikal Bebas dengan Tomat
      • Tiga Orang Syuhada
      • Masuk Neraka karena Lalat
      • Sahabat Terbaik
      • Menghadapi Orang Marah
      • Takut Matematika?!
      • Saling Memberi dan Saling Menerima
      • Ini dia yang lagi turun
      • 10 Langkah Ngadepin Gosip
      • Mengusir BETE di Kelas
      • Jono dan Lono
      • Gambir ooh Gambir
      • Kisah sang Gubernur dan Keponakan
      • Medan vs Jawa Tengah
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)

Free Blog Content

Followers

Selasa, 15 November 2011
In: alkisah

Tiga Orang Syuhada

Dalam perang Yarmuk, yakni perang antara muslimin dengan Romawi, Ikrimah bin Abi Jahal (seorang sahabat nabi) berperang dengan sangat gigih laksana banteng terluka. Saat pasukan muslimin turun semangatnya, ia langsung turun dari kuda, lalu terjun menghadang barisan tentara Romawi dengan pedangnya yang terhunus. Sang panglima perang, Khalid bin Walid sampai memperingatkan, “Wahai Ikrimah, jangan lakukan itu. Kalau engkau sampai terbunuh, akan buruk pengaruhnya bagi pasukan kita.”
Ikrimah menjawab, “Biarkan aku wahai Walid. Engkau telah lama berjuang dalam perang-perang bersama Rasulullah, sedangkan aku dan ayahku dulu adalah orang yang paling keras memusuhi dan memerangi beliau. Biarkan aku menebus dosa-dosaku yang lalu. Aku telah melawan Rasulullah di banyak medan dengan gagah berani. Haruskah sekarang aku lari dari pasukan Romawi? Ini tidak boleh terjadi!”
Kepada pasukan muslimin dia berseru, “Siapa di antara kalian yang bersedia berbaiat untuk mati syahid?”
Pamannya, Al-Haris bin Hisyam, beserta 400 muslim  lainnya bertempur mati-matian di depan kubu pertahanan panglima Khalid bin Walid. Mereka semua bertahan dengan gigih.
Setelah perang usai dengan kemenangan berada di pihak kaum muslimin, di medan Yarmuk terkapar sosok-sosok terluka parah. Mereka adalah Al-Haris bin Hisyam, Ayyasy bin Abi Rabi’ah dan Ikrimah bin Abi jahal.
Terdengar Al-Haris merintih minta minum. Ketika air dibawa kepadanya, dia menangkap pandangan mata Ikrimah, sehingga lalu berkata, “Bawa air ini kepadanya.”
Air beralih kepada Ikrimah. Ketika putra Abu jahal itu akan meneguknya, dilihatnya Ayyasy memandanginya seolah memintanya, sehingga ia berkata, “Berikan air ini kepadanya.”
Air beralih kepada Ayyasy. Akan tetapi belum sempat meneguknya, ia sudah gugur. Si pembawa air lalu kembali kepada dua orang sebelumnya. Akan tetapi keduanya juga telah gugur. Hingga akhirnya air itu tak sempat diminum satupun dari mereka.
Allahuakbar…! Di kala sakrataul maut pun mereka masih berpikir untuk mendahulukan orang lain. Mudah-mudahan Allah subhanahu wata’ala mengganti kehausan mereka dengan air telaga Al-kautsar di surganya yang dapat melenyapkan dahaga selama-lamanya.

Diposting oleh maria di 21.39
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
Langganan: Posting Komentar (Atom)
@ 2011 I'm blogger; Many thanks to: Blogger Templates / blog Design Company / SEO / free template Blog