I'm blogger

Pages

  • Beranda

Label

  • alkisah (4)
  • aqidah Islam (3)
  • celoteh (3)
  • curhat (4)
  • KECANTIKAN (2)
  • KESEHATAN (6)
  • MOTIVASI (3)
  • remaja (4)
  • tawa-tiwi (8)

Blog Archive

  • ►  2013 (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2012 (7)
    • ►  Desember (6)
    • ►  September (1)
  • ▼  2011 (26)
    • ►  Desember (1)
    • ▼  November (16)
      • Banyak Tertawa Perlemah Iman
      • Pinjam Korannya dong...
      • Kibas Radikal Bebas dengan Tomat
      • Tiga Orang Syuhada
      • Masuk Neraka karena Lalat
      • Sahabat Terbaik
      • Menghadapi Orang Marah
      • Takut Matematika?!
      • Saling Memberi dan Saling Menerima
      • Ini dia yang lagi turun
      • 10 Langkah Ngadepin Gosip
      • Mengusir BETE di Kelas
      • Jono dan Lono
      • Gambir ooh Gambir
      • Kisah sang Gubernur dan Keponakan
      • Medan vs Jawa Tengah
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)

About Me

Foto Saya
maria
anak perempuan terakhir di keluarganya, tenang, pendiam, suka mengalah, jaga pergaulan, memegang teguh iman dan takwa, akibatnya sedikit temannya
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

kotak kontak


ShoutMix chat widget

Arsip Blog

  • ►  2013 (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2012 (7)
    • ►  Desember (6)
    • ►  September (1)
  • ▼  2011 (26)
    • ►  Desember (1)
    • ▼  November (16)
      • Banyak Tertawa Perlemah Iman
      • Pinjam Korannya dong...
      • Kibas Radikal Bebas dengan Tomat
      • Tiga Orang Syuhada
      • Masuk Neraka karena Lalat
      • Sahabat Terbaik
      • Menghadapi Orang Marah
      • Takut Matematika?!
      • Saling Memberi dan Saling Menerima
      • Ini dia yang lagi turun
      • 10 Langkah Ngadepin Gosip
      • Mengusir BETE di Kelas
      • Jono dan Lono
      • Gambir ooh Gambir
      • Kisah sang Gubernur dan Keponakan
      • Medan vs Jawa Tengah
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)

Free Blog Content

Followers

Selasa, 22 November 2011
In: aqidah Islam

Banyak Tertawa Perlemah Iman

Tertawa memang banyak manfaat bagi tubuh kita, yakni sebagai senam mulut. Akan tetapi tertawa berlebihan itu juga tidak baik. 
Rasulullah SAW telah menerangkan kepada kita tentang bahaya banyak tertawa, yaitu dapat melenyapkan fungsi hati, dimana bisa berubah dari hidup menjadi mati.
Rasulullah SAW bersabda:
“Janganlah engkau memperbanyak tawa, karena sesungguhnya banyak tertawa akan mematikan hati”
Yang dimaksud dengan mematikan hati adalah menjadikan hati lalai untuk mengingat Allah SWT dan lalai kepada kehidupan akhirat; apabila hati manusia lalai dalam mengingat Allah SWT, maka sesungguhnya kematian lebih dekat kepadanya daripada kehidupan.
Bagi orang-orang yang memperhatikan kehidupan Rasulullah SAW maka ia akan mengetahui apa yang ia cari bahwa Rasulullah SAW adalah pribadi yang suka senda gurau dan tawa. Akan tetapi beliau bukanlah pribadi yang banyak tertawanya sebagaimana yang diriwayatkan dari Jabir bin Samrah ra, ia berkata: “Bahwa pada kedua betis Rasulullah SAW terdapat kehalusan dan bahwa beliau tidak tertawa kecuali tersenyum”.
Rasulullah SAW dalam senda guraunya tidak berkata-kata kecuali kebenaran, sebab seorang mukmin perlu menghibur diri untuk mengusir kejenuhan dan untuk memperbaharui semangat, para sahabat Rasulullah SAW sering berkumpul hingga mereka saling tertawa dan senda gurau antara satu dengan yang lainnya. Sedangkan bersenda gurau yang berlebihan, melebihi batas yang diperlukan maka ini merupakan kesungguhan, dan hal ini memberi pengaruh besar terhadap perilakunya hingga kehidupannya berubah menjadi cemoohan terhadap dirinya sendiri.
Orang yang konsisten hendaknya bersikap serius dalam menghadapi perkara-perkara hidupnya, tahu waktu untuk bersenda gurau dan setiap sesuatu ia laksanakan sesuai dengan kebutuhan agar tidak berlebih-lebihan dan juga tidak melalaikan. Apabila seorang yang konsisten berbiasa untuk tertawa dan bersenda gurau maka hatinya pasti menjadi keras, sebagai akibatanya adalah bila dinasihati maka tidak akan berguna baginya nasihat itu di dalam kehidupannya, apabila diingatkan maka ita tidak pernah sadar karena hatinya terlanjur dipenuhi canda, gurau dan tawa, hingga menjadikannya lemah.
Bahkan sebagian ada yang berlebihan dalam hal ini hingga senda gurau itu menjurus pada perbuatan dosa-dosa besar, menghina saudara-saudara muslim dan memperolok-olok mereka hanya untuk mendapatkan tawa dari teman-temannya lalu senda gurau itu berkembang pada perbuatan dusta untuk mendapatkan tawa dari khalayak. Rasulullah SAW bersabda:
“Celakalah bagi orang yang berbicara lalu berdusta agar orang lain tertawa, celakalah baginya dan celakalah baginya”.(HR Abu Daud, At-Tirmidzi dan Al-Hakim)
Maka sederhana bercanda adalah suatu perkara yang sangat penting khususnya dalam kehidupan manusia yang konsisten karena ia membutuhkan sikap serius dan karena jalan yang ia tempuh menuntut seperti itu….(31 sebab lemahnya iman, Husain Muhammad Syamir, penerbit DARUL HAQ)
(http://danon7.wordpress.com/)


Diposting oleh maria di 22.41
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
Langganan: Posting Komentar (Atom)
@ 2011 I'm blogger; Many thanks to: Blogger Templates / blog Design Company / SEO / free template Blog