I'm blogger

Pages

  • Beranda

Label

  • alkisah (4)
  • aqidah Islam (3)
  • celoteh (3)
  • curhat (4)
  • KECANTIKAN (2)
  • KESEHATAN (6)
  • MOTIVASI (3)
  • remaja (4)
  • tawa-tiwi (8)

Blog Archive

  • ▼  2013 (4)
    • ►  Maret (1)
    • ▼  Februari (3)
      • Bahaya Makanan Pedas
      • 2 Februari 2013
      • Aku Jatuh...
  • ►  2012 (7)
    • ►  Desember (6)
    • ►  September (1)
  • ►  2011 (26)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (16)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)

About Me

Foto Saya
maria
anak perempuan terakhir di keluarganya, tenang, pendiam, suka mengalah, jaga pergaulan, memegang teguh iman dan takwa, akibatnya sedikit temannya
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

kotak kontak


ShoutMix chat widget

Arsip Blog

  • ▼  2013 (4)
    • ►  Maret (1)
    • ▼  Februari (3)
      • Bahaya Makanan Pedas
      • 2 Februari 2013
      • Aku Jatuh...
  • ►  2012 (7)
    • ►  Desember (6)
    • ►  September (1)
  • ►  2011 (26)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (16)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)

Free Blog Content

Followers

Jumat, 22 Februari 2013
In: KESEHATAN

Bahaya Makanan Pedas

Kalau Anda termasuk pecinta makanan pedas, mulai dari sekarang kurangilah. Karena dibalik rasanya yang menantang terdapat juga bahaya yang menantang. Walaupu sebenarnya masakan pedas memeberikan banyak manfaat seperti menurunkan berat badan, menyehatkan jantung, melancarkan sirkulasi, anti-kanker, meningkatkan fungsi cerna, melancarkan pernapasan dan masih banyak lagi. 
Akan tetapi, kita tahu bahwa dalam segala hal pasti memiliki dua sisi, yakni sisi baik dan sisi buruk. Karena itulah alangkah bijaksananya kita untuk tidak menghindari tapi juga tidak melebihi batas. So that, kita perlu makan makanan pedas akan tetapi jangan terlalu sering.
Berikut ini beberapa bahaya terlalu sering mengonsumsi makanan pedas yang saya baca di intips.blogspot.com
  1. Makanan pedas mengakibatkan kerusakan dinding lambung. Ini dikarenakan, jenis makanan yang pedas merupakan kombinasi asam dan terlalu banyak asam masuk keperut, maka menyebabkan kerusakan dinding lambung anda. 
  2.  Makanan pedas mengakibatkan penyakit Gastritis atau maag akut. Gejala gastritis yaitu seperti muntah, mual-mual, diare. 
  3.  Makanan pedas mengakibatkan penyakit Ulkus Gaster atau tukak lambung. Gejala yang Nampak, ketika anda terkena penyakit ini yaitu perut serasa terbakar, gejala mual-mual, muntah-muntah. 
  4. Makanan pedas mengakibatkan anda terkena insomnia atau susah tidur pada malam hari. Sehingga sebaiknya anda tidak memakan makanan pedas di saat malam hari. Karena istrihat anda tidak akan nyaman. 
  5. Makanan pedas mengakibatkan anda akan kehilangan nafsu makan. Jadi usahakan untuk mengurangi makanan yang berasa pedas untuk kesehatan tubuh anda. 
  6.  Makanan pedas mengakibatkan berat badan anda semakin menurun. Jadi kurangi atau hilangkan dari kebiasan memakan makanan yang pedas jika anda ingin agak gemuk atau anda yang tergolong kurus. 
  7. Makanan pedas mengakibatkan anda terkena serangan sakit kepala dari dampak penyakit gastritis. Karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas tersebut.

Diposting oleh maria di 17.16 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Kamis, 21 Februari 2013
In: curhat

2 Februari 2013

Tanggal ini akan menjadi angka yang bersejarah dalam hidupku. Kenapa? Apa istimewanya? Tanggal yang biasa-biasa aja tuh. Istimewa ya tanggal 17 Agustus karena hari kemerdekaan negeri ini. Atau tanggal 14 Februari karena hari Valentine. Dan lainnya deh. Kalo untuk tanggal 2 Februari tanggal apa ya itu?
Jawabannya.........
Karena hari itu adalah hari pertama aku resmi dapet kerjaan di sebuah lembaga. Aku jadi staf administrasi di sebuah SD di Banyuanyar. Seneng dong..
Walopun sebelumnya memang aku udah pernah kerja. Tapi menurutku sih itu bukan kerja beneran. Lhawong aku cuma ngelesi anak SD doang.
Aku bersyukur dengan kerjaanku ini. Moga aja aku betah nd' selalu semangat.
SEMANGAT!!!

Diposting oleh maria di 23.53 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Jumat, 15 Februari 2013
In: curhat

Aku Jatuh...

Setelah kira-kira sebulan aku kerja sebagai guru les privat di sebuah bimbingan belajar yang sedang berkembang, aku mendapatkan musibah. Tepatnya hari Senin, malam, pulang dari rumah murid terakhirku malam itu, setelah mampir di hik beli sego kucing, katanya di jalanan dekat waduk cengklik, aku terjatuh dari motor. Aku nggak tau cerita yang sebenarnya gimana. Kok bisa aku jatuh dari motor. Sampai-sampai aku mendapat jahitan beberapa di bibir bawah sebelah kananku. Juga kudapati tangan kananku, tepatnya di pergelangan tangan terperban seraya dilandasi semacam kardus. Mungkin itulah yang orang-orang sebut sebagai 'gips'. Ketika bangun, itulah yang kusadari. Dan aku tengah terbaring di rumah sakit.
Aku cukup sedih dengan keadaanku. Keadaanku ini sudah pasti membebani keluargaku, terutama ayah dan ibuku. Baik beban batin, beban tenaga, maupun beban biaya. Tadinya aku memutuskan untuk bekerja karena agar punya penghasilan sendiri, sehingga bisa meringankan beban orang tua. Tapi, aku malah kecelakaan. Malah menambah beban sendiri.
Ya sudahlah, inilah yang terjadi. Aku harus bisa menerimanya.
Sampai sekarang aku masih belum mengerti, kenapa Allah subhanahu wata'ala menimpakan cobaan ini padaku. Selama ini setiap ada kejadian yang berkesan selalu saja aku segera menerima hikmahnya, sehingga aku merasa senang karena mendapat kejadian itu. Tapi tidak untuk kejadian yang ini. Selama ini aku masih meraba-raba apa hikmah dibaliknya.
Mungkin ini suatu pengingat untukku betapa besar rasa sayang keluargaku padaku. Kakak perempuanku yang ada di Jakarta sana, tepat malam aku terjatuh mengaku merasakan kegelisahan. Seperti telah terjadi sesuatu. Memang benar, telah terjadi sesuatu padaku.
Kemudian adik laki-lakiku, satu-satunya adikku yang selama ini aku merasa kurang begitu dekat dengannya. Tapi di malam aku mendapatkan kecelakaan itu dia mengaku bahwa itu adalah pertama kalinya ia menangis setelah sekian lamanya.
Terutama ayah dan ibuku, tentu saja mereka tak bisa membendung air mata untukku. Melihat kondisiku yang begitu mengerikan, ibuku bahkan menjerit kesakitan. Lebih sakit dari luka-luka yang kurasakan.
Sejauh ini baru itu yang kurasakan. Mungkin masih ada hikmah tersembunyi yang lain.
Kini aku sudah ikhlas dengan kejadian itu, karena itu membuat batinku menjadi selalu merasa harus mendekat dengan illahi.

Diposting oleh maria di 19.06 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Postingan Lebih Baru Postingan Lama
Langganan: Komentar (Atom)
@ 2011 I'm blogger; Many thanks to: Blogger Templates / blog Design Company / SEO / free template Blog