Jumat, 22 Februari 2013
In:
KESEHATAN
Bahaya Makanan Pedas
Kalau Anda termasuk pecinta makanan pedas, mulai dari sekarang kurangilah. Karena dibalik rasanya yang menantang terdapat juga bahaya yang menantang. Walaupu sebenarnya masakan pedas memeberikan banyak manfaat seperti menurunkan berat badan, menyehatkan jantung, melancarkan sirkulasi, anti-kanker, meningkatkan fungsi cerna, melancarkan pernapasan dan masih banyak lagi. Akan tetapi, kita tahu bahwa dalam segala hal pasti memiliki dua sisi, yakni sisi baik dan sisi buruk. Karena itulah alangkah bijaksananya kita untuk tidak menghindari tapi juga tidak melebihi batas. So that, kita perlu makan makanan pedas akan tetapi jangan terlalu sering.
Berikut ini beberapa bahaya terlalu sering mengonsumsi makanan pedas yang saya baca di intips.blogspot.com
- Makanan pedas mengakibatkan kerusakan dinding lambung. Ini dikarenakan, jenis makanan yang pedas merupakan kombinasi asam dan terlalu banyak asam masuk keperut, maka menyebabkan kerusakan dinding lambung anda.
- Makanan pedas mengakibatkan penyakit Gastritis atau maag akut. Gejala gastritis yaitu seperti muntah, mual-mual, diare.
- Makanan pedas mengakibatkan penyakit Ulkus Gaster atau tukak lambung. Gejala yang Nampak, ketika anda terkena penyakit ini yaitu perut serasa terbakar, gejala mual-mual, muntah-muntah.
- Makanan pedas mengakibatkan anda terkena insomnia atau susah tidur pada malam hari. Sehingga sebaiknya anda tidak memakan makanan pedas di saat malam hari. Karena istrihat anda tidak akan nyaman.
- Makanan pedas mengakibatkan anda akan kehilangan nafsu makan. Jadi usahakan untuk mengurangi makanan yang berasa pedas untuk kesehatan tubuh anda.
- Makanan pedas mengakibatkan berat badan anda semakin menurun. Jadi kurangi atau hilangkan dari kebiasan memakan makanan yang pedas jika anda ingin agak gemuk atau anda yang tergolong kurus.
- Makanan pedas mengakibatkan anda terkena serangan sakit kepala dari dampak penyakit gastritis. Karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar