I'm blogger

Pages

  • Beranda

Label

  • alkisah (4)
  • aqidah Islam (3)
  • celoteh (3)
  • curhat (4)
  • KECANTIKAN (2)
  • KESEHATAN (6)
  • MOTIVASI (3)
  • remaja (4)
  • tawa-tiwi (8)

Blog Archive

  • ►  2013 (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2012 (7)
    • ►  Desember (6)
    • ►  September (1)
  • ▼  2011 (26)
    • ►  Desember (1)
    • ▼  November (16)
      • Banyak Tertawa Perlemah Iman
      • Pinjam Korannya dong...
      • Kibas Radikal Bebas dengan Tomat
      • Tiga Orang Syuhada
      • Masuk Neraka karena Lalat
      • Sahabat Terbaik
      • Menghadapi Orang Marah
      • Takut Matematika?!
      • Saling Memberi dan Saling Menerima
      • Ini dia yang lagi turun
      • 10 Langkah Ngadepin Gosip
      • Mengusir BETE di Kelas
      • Jono dan Lono
      • Gambir ooh Gambir
      • Kisah sang Gubernur dan Keponakan
      • Medan vs Jawa Tengah
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)

About Me

Foto Saya
maria
anak perempuan terakhir di keluarganya, tenang, pendiam, suka mengalah, jaga pergaulan, memegang teguh iman dan takwa, akibatnya sedikit temannya
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

kotak kontak


ShoutMix chat widget

Arsip Blog

  • ►  2013 (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2012 (7)
    • ►  Desember (6)
    • ►  September (1)
  • ▼  2011 (26)
    • ►  Desember (1)
    • ▼  November (16)
      • Banyak Tertawa Perlemah Iman
      • Pinjam Korannya dong...
      • Kibas Radikal Bebas dengan Tomat
      • Tiga Orang Syuhada
      • Masuk Neraka karena Lalat
      • Sahabat Terbaik
      • Menghadapi Orang Marah
      • Takut Matematika?!
      • Saling Memberi dan Saling Menerima
      • Ini dia yang lagi turun
      • 10 Langkah Ngadepin Gosip
      • Mengusir BETE di Kelas
      • Jono dan Lono
      • Gambir ooh Gambir
      • Kisah sang Gubernur dan Keponakan
      • Medan vs Jawa Tengah
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (3)

Free Blog Content

Followers

Senin, 14 November 2011
In: remaja

Menghadapi Orang Marah

1.       Tenang dan berfikir
Dengan bersikap tenang, kita jadi bisa berfikir dengan baik. Kalo ada orang yang dating ke rumah trus langsung marah-marah, sikap kita yang benar adalah tenang. Dengan gitu kita bisa berfikir apa yang mesti dikatakan dan dilakukan terhadap orang itu.
2.       Senyum, sapa dan siap bantu
Biasanya kalo orang lagi marah dihadepin dengan marah-marah juga pasti tuh urusan bakal jadi tambah runyam dan memanas. Sebaliknya, jika ada orang yang marah-marah trus dihadepin dengan senyum, pasti kemarahannya akan berkurang walaupun Cuma beberapa persen. Kalo udah senyum, kita sapa tuh orang, missal “Asalamualaikum mas/mbak atau selamat pagi.” Kalo udah senyum dan nyapa marahnya belum reda juga, kita harus siap-siap bantu tuh orang.
3.       Persilahkan duduk dan tanya
Siap bantu dimulai dengan mempersilakan si marah untuk masuk dan duduk, pasti si marah mau, soalnya si marah dating kan untuk bicara ma kita. Kalo udah duduk , baru kita tanya apa masalahnya. Tapi nanyanya juga yang halus and of course with smiling.
4.       Dengar, hindari dapat dan simpati
Kalo tuh orang udag kita tanya pasti dia mau jawab pertanyaan kita. Dia pasti akan cerita tentang masalahnya. Selagi dia cerita, kita dengerin dengan baik. Jadilah pendengar yang baik untuknya. Trus kalo tiba-tiba pas cerita emosinya naik lagi, usahakan kita gak melayani emosinya dan coba untuk meredakan emosinya. Kalo udah selesai ceritanya, kita harus reflek ‘n peka. Kota mesti tahu apa akar masalahnya. Dengan begitu kita bisa segera cabut tuh akar and then problem can be solved.
5.       Selesaikan dan penjelasan
Udah dengerin cerita ‘n tahu masalahnya, kita kan jadi bisa selesein masalahnya tuh. Caranya yah kita kasih penjelasan secara jujur dan terperinci. Trus sikap kita juga harus mendukung penjelasan kita. Raut muka kita harus meyakinkan dan sesekali harus senyum. Dengan begitu si marah pasti bisa terima penjelasan kita.
6.       Minta maaf dan terima kasih
Selesai njelasin langkah terakhir kita adalah minta maaf. Walaupun sebenarnya kita gak salah, gak pa-pa lah kita yang minta maaf duluan. Ini sebagai rasa penghargaan kita pada si marah. Jangan lupa juga bilang makasih. Karena si marah udah repot-repot dating ke rumah kita hanya untuk menjelaskan permasalahannya. So, semua kemarahan dan kesalahpahamannya ke kita jadi hilang dan muncullah tali silaturahmi yang baik.
(majalah MOP) 


Diposting oleh maria di 23.14
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
Langganan: Posting Komentar (Atom)
@ 2011 I'm blogger; Many thanks to: Blogger Templates / blog Design Company / SEO / free template Blog